![]()
@ Kelahirannya
Himpunan Mahasiswa Alumni P.P.Maskumambang di LIPIA, yang kemudian disingkat menjadi HIMAM LIPIA adalah merupakan organisasi kemahasiswaan yang mewadahi segenap aktifitas mahasiswa LIPIA alumni P.P. Maskumambang Gresik.
Secara organisatoris HIMAM memang tidak ada hubungan dengan P.P Maskumambang, namun secara emosional hubungan itu sangat erat, mengingat di pesantren itulah para alumni menimba ilmu dan pengalaman yang tidak sedikit. Dan bertolak dari kuatnya hubungan emosional itulah kemudian nama Maskumanbang sebagai pusat penggemblengan dan pendidikan, dicantumkan dalam organisasi ini.
Kemunculan HIMAM sebagi wadah bagi aktifitas mahasiswa LIPIA alumni P.P Maskumambang, adalah tidak terlepas dari banyaknya alumni P.P Maskumambang yang melanjutkan pendidikan tingginya di LIPIA yang hampir tiap tahun. Memang pada awalya para alumni melakukan aktifitasnya melalui wadah yang ada yaitu HAPPMAS yang merupakan organisasi alumni yang berada di bawah P.P Maskumambang, namun karena tidak ada koordinasi yang baik dan dukungan dari pusat, maka HAPPMAS pun dibekukan. Dan setelah berlalu beberapa waktu, maka ada beberapa alumni yang merasa terpanggil untuk mengumpulkan kembali para alumni P.P. Maskumambang yang ada di LIPIA.
Dari situlah kemudian diadakan beberapa kali pertemuan yang membahas tentang perkembangan P.P.Maskumambang dan para alumninya yang kemudian menghasilkan kesepakatan untuk menghidupkan kembali wadah yang ada. Namun setelah melihat pengalaman sebelumnya dan pro-kontra yang ada, maka disepakati untuk membentuk wadah baru bagi aktifitas mahasiswa LIPIA alumni P.P.Maskumambang.
Bertempat di qoah LIPIA salemba pada Nopember 1999 M. diadakanlah pertemuan mahasiswa LIPIA alumni P.P.Maskumambang yang kemudian memunculkan wadah baru bagi mahasiswa LIPIA alumni P.P.Maskumambang. Adapun nama-nama yang muncul pada waktu itu diantaranya yaitu HAMAS, HIPMAS dan HIMAM. Dan nama terakhir inilah yang kemudian secara resmi dijadikan nama bagi wadah semua aktifitas mahasiswa LIPIA alumni P.P. Maskumambang.
Secara etimologi nama ini diambil dari bahasa arab yang merupakan bentuk jamak dari himmah yang berarti semangat, sedang secara filosofi bertujuang untuk menghidupkan dan menambah semangat para alumni dalam berdakwah dan beramal sholeh.
Organisasi kemahasiswaan ini merupakan organisasi alumni P.P Maskumambang yang bersifat independent yang tidak menginduk pada organisasi atau lembaga manapun, tetapi siap bekerjasama dengan organisasi atau lembaga manapun untuk kemajuan dakwah dan pendidikan dengan tanpa terikat.
@ Kiprahnya
Semenjak didirikan hingga saat ini HIMAM mengalami banyak kemajuan, hal ini bisa dilihat dengan tetap eksisnya HIMAM dalam melakukan aktifitas dakwah, sosial dan pendidikan di masyarakat, terutama di lingkungan kabupaten Gresik.
Sebagai gambaran bentuk kemajuan itu, semenjak kemunculanya yang diketuai oleh Ust. M. Washil As’ad, Lc. HIMAM langsung membuat kegiatan berupa pesantren Romadhon 1421 H. yang dilaksanakan di P.P.Maskumambang sebagai bentuk pengabdian kepada almamater. Dan alhamdulillah kegiatan ini mendapat respon positif dari lembaga dan para santri sehingga HIMAM merencanakan untuk membuat kegiatan lagi pada liburan berikutnya.
Akhirnya rencana itu pun dapat deirealisasikan dengan diadakanya kegiatan dauroh lughowiyah dan tsaqofiyah di P.P.Maskumambang pada tanggal 20-24 Juli 2002 M. dan kegiatan ini pun mendapat sambutan yang baik dari pihak lembaga.
Kegiatan berikutnya pun direncanakan di tempat yang sama dengan seting yang sama pula, namun karena beberapa evaluasi dari kegiatan sebelumnya dan tidak adanya respon yang baik dari lembaga pada waktu itu, maka kegiatan ini pun dialihkan ke luar pesantren dengan merubah seting acara menjadi Dauroh Syar’iyyah dan Ifthor Jama’i yang diadakan pada tanggal 21-22 Romadhon 1423 H. di Mushollah Al-Mujahid Dukunanyar, Dukun Gresik.
Berawal dari sini, dan dengan adanya pergantian kepengurusan, kemudian kegiatan-kegiatan HIMAM berikutnya dilaksanakan di luar pesantren bekerjasama dengan Remas dan organisasi kepemudaan yang ada di wilayah kabupaten Gresik terutama di wilayah kecamatan Dukun dan Panceng.
Adapun kegiatan pertama setelah kepengurusan yang baru yang diketuai oleh Zainul Hakim Naf’an, adalah kegiatan Dauroh Syar’iyyah dan Ifthor Jama’i yang diadakan di Masjid Al-Muhajirin Mojopetung, Dukun Gresik pada tanggal 25-26 Romadhon 1424 H./20-21 Nopember 2003 M. yang diikuti kurang lebih 40 peserta dari wilayah Dukun, Panceng dan sekitarnya.
Alhamdulillah dengan kesuksesan ini nama HIMAM mulai dikenal di masyarakat. Dan bersama itu pula HIMAM mulai mengembangkan sayapnya ke wilayah Ujung Pangkah dan Sidayu, bekerjasama dengan lembaga dan organisasi kepemudaan yang ada di sana, hingga akhirnya terlaksanalah kegiatan Mukhoyyam Da’awy I. yang diadakan di desa Cangaan, Ujung Pangkah kabupaten Gresik, pada tanggal 06-08 Juli 2004 M. kegiatan ini bertujuan untuk menjalin ukhuwah semua alumni kegiatan HIMAM dan sebagai bagian dari tarbiyah jasadiyah dalam bentuk perkemahan.
Dan untuk mengisi bulan Romadhon pada tahun 1425 H., maka dilaksanakan dua kegiatan dalam bentuk Dauroh Tsaqofiyah dan Ifthor Jama’i di Masjid At-Taqwa Sambogunung, Dukun Gresik pada tanggal 26-27 Romadhon / 09-10 Nopember 2004 M. dan di Masjid At-Taqwa Pantenan, Panceng Gresik pada tanggal 29 Romadhon / 12 Nopember 2004 M.
Sumber: Bulletin HIMAM Edisi 01/Th.01/17-11-1426 H./ 19-12-2005 M.
